Beranda > Korp Musik Upacara > Belajar Trompet – Penghormatan dan Laporan

Belajar Trompet – Penghormatan dan Laporan

Oleh Iskandar Moerad

Belajar Trompet – Untuk penghormatan ada dua jenis yang pertama untuk pejabat negara seperti Gubernur, Walikota atau Bupati, dan yang kedua untuk pejabat struktural seperti Sekda dll. Dibawah ini adalah contoh penghormatan kepada pembina upacara:

1. Penghormatan kepada Pejabat struktural yang menjadi pembina upacara:

Gambar disamping merupakan solmisasi dari penghormatan kepada pembina upacara dimana yang bertindak sebagai pembina upacara adalah pejabat struktural dalam pemerintahan misalnya Sekda dll.

Untuk nada yang nada itu sebagai contohnya dapat dilihat / didengar pada video berikut ini:

2. Selanjutnya untuk penghormatan 2 untuk Pejabat Negara sebagai pembina upacara adalah sebagai berikut:

Nada disamping adalah penghormatan untuk para pejabat Negara seperti Gubernur, Walikota atau Bupati yang bertindak sebagai pembina upacara. Bagi yang lebih mengetahui hal ini tolong dikoreksi ya…., sebab saya menuliskan ini hanya berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya saja.

Untuk nada atau bunyinya dapat dilihat/didengar pada video berikut :

Selanjutnya untuk laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara sebagai berikut :

LaporanPada sesi ini,  trompet dimainkan pada saat MC selesai membacakan laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara, dan pemimpin upacara melangkah maju untuk laporan selesai trompet memainkan nada ini. Contoh nada laporan ini ada pada video berikut ini:

Demikian dulu untuk sementara blog belajar trompet ini, untuk lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta dan andhika bhayangkari nanti akan saya tuliskan pada blog ini dilain waktu, trima kasih atas kunjungannya….

  1. Yudi HP (Bangka)
    Oktober 30, 2010 pukul 3:14 am

    aslm., selamat atas prestasi korsik binaannya n tks infonya. Klau blh tanya ap prbedaan TUS dgn TUM (partitur n bunyi tiupn trumptnya) baik itu irup/pmbna masuk lap upcra, penghormtan kpd irup/pmbna, laporn danup/pinup. Klau lagu indo raya(TUM/TUS), hening cipta(TUM/TUS), andika(TUM)gk ad prbedaan. Tks atas infonya., sukses slalu.

    • Desember 14, 2010 pukul 6:04 pm

      Thanks Yudi atas komennya, lama gak pernah buka blog ini karna saya pikir nggak ada yang tertarik dengan korsik seperti ini.
      Pada dasarnya TUS diambil dari sistem TUM. Jadi untuk tiupan trumpet pada dasarnya sama, yang membedakan tiupan itu hanya level pejabat baik militer maupun sipil. contohnya tanda masuk, kalo presiden tanda masuknya 5 kali, kalo pejabat negara seperti menteri, gubernur dan walikota tiupannya 2 kali dan kalo untuk level pejabat struktural dari pns itu setahu saya hanya satu kali. begitu juga dengan penghormatan, perbedaannya hanya pada level pejabat inspektur atau pembinanya saja. tiupannya sudah sy posting di blog ini.
      Kalo Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, dan Andhika Bhayangkari selama ini korsik binaan saya saat mengiringi upacar militer baik di AD, AL maupun AU belum pernah dikritik atau di komplain. jadi sy pikir untuk lagunya gak ada perbedaan, cuma khusus andhika bhayangkari sy sempat diajarkan TNI AD, coba klik disini dan selama ini belum pernah kami lagukan dalam upacara, kami tetap memainkan lagu andhika bhayangkari yang biasa.

  2. Elank Prasetya
    Agustus 15, 2011 pukul 7:50 am

    mas iskandar yg saya hormati, terima kasih atas informasi dan pembelajarannya.semoga ini bermanfaat bagi yg membacanya.kalau boleh tahu dari mana sumber atau aturannya tentang nada penghormatan,laporan,inspektur masuk,dll dalam korsik.kalau dalm militer gimana ketentuannya.terima kasih.

    • Juli 16, 2012 pukul 7:29 am

      Maaf mas Elank, untuk sumber dari aturan tanda-tanda penghormatan dll atau lagunya, kami hanya diberikan format mp3 oleh Kodim Gorontalo dan Polda Gorontalo, sehingga untuk latihannya kami hanya menyesuaikan dengan tanda2 yg ada di MP3 tsb.

  3. April 26, 2012 pukul 6:17 am

    Kaka Kami butuh Musik Yang untuk kalau laporan pemimpin upacara……

    • Juli 16, 2012 pukul 7:29 am

      ada di atas Mahyar, laporan pemimpin upacara

  4. khamdi
    Mei 8, 2012 pukul 1:52 pm

    untuk download yang bentuk mp3nya dimana y…..?

    • Juli 16, 2012 pukul 7:31 am

      Maaf mas Khamdi, sy punya mp3nya, tapi sy gak tau cara upload mp3nya.

  5. 701180
    Agustus 7, 2012 pukul 1:07 pm

    mas…q udah download smw video diatas tp utk korsik versi TUM kok g da ya…..mnta tlg dong di upload ( tanda kebesaran buka N tutup)….mksh sblmx

  6. wio
    Agustus 7, 2012 pukul 1:14 pm

    701180 :
    mas…q udah download smw video diatas tp utk korsik versi TUM kok g da ya…..mnta tlg dong di upload ( tanda kebesaran buka N tutup)….mksh sblmx

  7. Januari 22, 2013 pukul 7:44 am

    Dimana untuk donwlod mp3 nya

  8. bambang
    Mei 14, 2013 pukul 10:26 am

    kayanya notasinya salah yah untuk penghormatan eselon/setda : 5, 1 1 1 5, 3 1 1 1 5, 1 3 3 3 1 3 5′. kalo saya salah mohon koreksi juga

  9. bambang tyabudi
    Mei 14, 2013 pukul 10:32 am

    kayanya notasinya salah yah untuk penghormatan eselon/setda : 5, 1 1 1 5, 3 1 1 1 5, 1 3 3 3 1 3 5′. kalo saya salah mohon koreksi juga. dlm suatu kesempatan sy pernah dengar terompet ini di mainkan di Akmil AD magelang. kalo itupun sy salah dengar, sy mohon maaf, mohon koreksinya.

  10. FLAVIA
    Oktober 8, 2013 pukul 2:03 am

    Halo selamat pagi🙂 mau sharing sedikit nih hehehe. Nama saya Flavia usia 17th, sudah 3 tahun saya menjadi bagian dari Gita Pakuan, tim korsik di gedung sate & marching band Jabar. Untuk upacara tingkat provinsi di Jabar kalau inspektur upacaranya bpk. Gubernur saat penghormatan digunakan penghormatan 3/4 atau video no.1. Kalau selain Gubernur seperti sekda digunakan penghormatan 4/4 atau video no.2.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: